Lelang Randis Lampura Himpun PAD Rp 317 juta


Lelang Randis Lampura Raih PAD Rp 317 juta


Peserta Lelang Randis Milik Pemkab Lampura terlihat antusias mengikutinya di Islamic Center Kotabumi, Selasa (19/9/2017)


KOTABUMI (Lampost.co)--Pemerintah Kabupaten Lampung Utara bersama Kantor Pelayanan Kekayaan negara dan Lelang (KPKNL) Metro melaksanakan lelang kendaraan roda empat (R-4) milik Pemkab setempat di Islamic Center Kotabumi, Selasa (19/9/2017).

Pejabat lelang KPKNL Metro, Bahtiar Hari Mukti, mengatakan dari 20 kendaraan pemkab yang dilelang, hanya 3 kendaraan yang tidak laku. Yakni 2 unit Daihatsu Taruna FL dan Honda Accord S 86 Tahun 2001. Total dana hasil lelang itu sebesar Rp 317,95 juta.

Kendaraan tersebut akan dikembalikan kepada pihak pemerintah karena tidak ada nilai standarnya. "Kegiatan ini diikuti sekitar 10 orang, sebab diantaranya ada yang mengikuti lebih dari item pilihan,"kata dia.

Menurut Joko kendaraan milik pemkab itu dilelang karena kondisinya sudah tidak layak jalan. Sehingga bila dipertahankan akan memberatkan beban keuangan negara. Dengan demikian pemkab akan mendapatkan pendapatan dari kegiatan lelang tersebut dari harga optimalnya.

"Dari hasil lelang tersebut terkumpul dana sebesar Rp317.950.000. Uang tersebut akan disetorkan pada daerah, untuk dijadikan pendapatan asli daerah (PAD),"katanya.

Joko menjelaskan, harga masing-masing kendaraan didapat dari penilaian tim KPKNL Metro. Maka, didapatlah nilai wajar dari kendaraan yang akan dilelang, guna mendapatkan hasil optimal saat pelaksanaan.

Senada dikatakan oleh Kabid Aset BPKA Lampura, Trisando Thama. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan yang kedua pada periode pemerintahan saat ini. Setelah sebelumnya dilaksanakan kegiatan serupa pada akhir 2016.

"Kegiatan ini dapat dilaksanakan paling cepat satu tahun sekali, karena masalahnya pada waktu pelaksanaan. Sehingga tidak memungkinkan lebih dari itu," jelasnya.

https://goo.gl/48tZu3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Roling Di Lampura Prenseden Buruk Supremasi Hukum

Plt Bupati dan Sekda Lampura Dianggap Ciptakan Konflik Warga Lampura melakukan unjuk rasa di halaman kantor pemkab setempat, Senin (26/3/...