Butuh Ulurantangan

Ayu dan Aria Butuh Ulurantangan

Ayu Lestari (12) warga Desa Ajikagungan, Kecamatan Abung Kunang menceritakan kisah pilu menempuh pendidikan dasar Lampura Senin (25/9).



KOTABUMI (lampost.co) -- Ayu Lestari (12) dan Aria (6), warga Ajikagungan, Kecamatan Abung Kunang, Lampung Utara butuh perhatian pemerintah. Pasalnya dengan ketiadaan daya upaya orang tua, jangankan untuk memiliki peralatan sekolah, keseharian mereka hidup dalam kesusahan.

Mereka adalah murid SD N 03 desa setempat. Ayu Lestari tercatat sebagai salah satu siswa kelas VI SDN 03 Ajikagungan, sementara Aria baru saja masuk di kelas I sekolah setempat.

Dengan berbekal niat tulus untuk memperbaiki kehidupan ke depannya, mereka berangkat ke sekolah dengan berjalan kaki demi merajut asa ke depannya agar lebih baik lagi. Kondisi perekonomian keluarganya juga dibilang cukup memprihatinkan, mereka pun tidak membawa uang jajan saat di sekolah. Kedua orang tua mereka sudah tiada. "Di rumah kami bersama nenek dan kakek," kata Ayu, Senin (25/9/2017) saat ditemui di rumahnya.

Ayu menerangkan selama ini kakeknya lah yang membiayai seluruh kehidupan mereka. Termasuk biaya pendidikannya selama ini dengan mengandalkan penghasilan dari menderes pohon enau yang diambil getah niranya. Dari nira itulah dimasak menjadi gula merah untuk memenuhi segala biaya kehidupan mereka. Mereka bertahan hidup di tengah-tengah upaya dan daya kakeknya yang mulai menurun. "Dalam satu hari penghasilan kakek hanya Rp15.000. Itupun saat getahnya bagus, namun kalau sekarang sudah susah," terangnya sambil tersedak menahan tangis.
https://goo.gl/RNQXfg

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Roling Di Lampura Prenseden Buruk Supremasi Hukum

Plt Bupati dan Sekda Lampura Dianggap Ciptakan Konflik Warga Lampura melakukan unjuk rasa di halaman kantor pemkab setempat, Senin (26/3/...