Harga Kebutuhan pokok Di Lampura Stabil
Pedagang di pasar tradisional di Lampung. (Dok. Lampost.co)


KOTABUMI (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupatem belum melaksanakan operasi pasar menjelang iduladha 1438 H tahun ini. Pasalnya, disejumlah pasar yang ada di wilayah kabupaten tertua di Lampung itu tidak ada gejolak harga kebutuhan pokok sampai melonjak.
"Itu berdasarkan pemantauan sejumlah dinas/instansi terkait secara berkala, saat ini belum dirasa ada kenaikkan signifikan terhdap kebutuhan pokok masyarakat. Kalau mengenai harga kambing dan sapi yang meningkat, itu sah-syah saja mengingat banyak masyarakat yang ingin berkorban pada momen iduladha ini. Dan saya rasa pemerintah belum pas untuk melaksanakan operasi pasar karena belum urgen sifatnya,"kata Sekdakab Lampura, Samsir kepada Lampost.co, Rabu (30/8/2017).
Menurutnya operasi pasar dilakukan guna memenuhi kebutuham masyarakat yang sifatnya mendesak, untuk menekan harga yang ada dipasaran. Sehingga tidak menjadi beban rakyat dalam memperoleh kebutuhan hidupnya. Dan saat ini masih belum terlalu mendesak untuk melaksanakannya.
"Pada dasarnya pemerintah daerah telah mempersiapkan segala sesuatunya, bila itu dirasa penting akan kita laksanakan. Namun demikian, tim kami telah turum secara berkala melihat kondisi dilapangan, tetap kita pantau kok itu," terangnya.
Sementara itu, menghadapi moment iduladha tahun ini, Pemkab Lampura juga melaksanakan pemotongan  9 ekor pada, Jumat (1/9) mendatang. Jumlah itu mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, yakni hanya enam-tujuh ekor saja.
"Inilah adalah korban yang dikumpulkan dari pegawai di lingkup pemerintah daerah itu, untuk mengurangi beban masyarakat akan kebutuhan untuk mengkonsumsi daging. Khususnya kepada mereka-mereka yang kurang mampu atau hidup pas-pasan," tambahnya.
Menurut Samsir, untuk Yahun 2016 pemerintah daerah hanya menyiapkan 6 ekor hewan kurban saja yang dapat terkumpul dari jajaran pegawai disana. Dan untuk mekanisme pembagian daging hewan kurban sendiri dilaksanakan dengan pembagian kupon kepada masyarakat yang akan mendapatkan. Sehingga meminimalisir kejadian salah sasaran dan kurang manfaatnya.
"Tujuannya untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu, selain itu juga sebagai sasarana menjalin ukuwah terhadap sesama," ujarnya.
Pihaknya akan melaksanakan kegiatan itu, setiap tahunnya. Dan berharap kedepannya akan lebih banyaknya lagi yang dikurbankan sehingga kebutuhan masyarakat akan gizi yang seimbang dapat terpenuhi. Dan persatuan dan kesatuan umat dapat terus terjalin, dalam melaksanakan pembangunan di daerah.

" Harapannya pada saat pembagian daging hewan Qurban nanti masyarakat bisa tertib, sehingga pembagiannya nanti bisa berjalan dengan lancar," pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Roling Di Lampura Prenseden Buruk Supremasi Hukum

Plt Bupati dan Sekda Lampura Dianggap Ciptakan Konflik Warga Lampura melakukan unjuk rasa di halaman kantor pemkab setempat, Senin (26/3/...